Kurikulum S1 Sistem Informasi
Dokumen kurikulum Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Tadulako dirancang menggunakan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum menempatkan capaian pembelajaran lulusan sebagai titik utama dalam perencanaan pembelajaran, pembentukan mata kuliah, penyusunan RPS, pelaksanaan asesmen, evaluasi, dan peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Pokok Utama Dokumen Kurikulum
Dokumen menghubungkan arah keilmuan program studi dengan kompetensi lulusan dan proses pembelajaran.
Evaluasi dan Rekonstruksi Kurikulum
Pengembangan kurikulum diawali dengan evaluasi kurikulum, tracer study, masukan pemangku kepentingan, serta identifikasi perkembangan IPTEKS dan kebutuhan dunia kerja.
Landasan Pengembangan
Kurikulum disusun berdasarkan landasan filosofis, sosiologis, historis, psikologis, dan yuridis, dengan memperhatikan STEM, OBE, Kampus Berdampak/MBKM, lingkungan, dan kebencanaan.
Visi Keilmuan dan Profil Lulusan
Visi keilmuan menjadi arah dalam menetapkan karakter lulusan, kompetensi profesional, kemampuan beradaptasi, integritas, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Capaian Pembelajaran Lulusan
CPL menjadi ukuran kompetensi yang wajib dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan program pendidikan dan menjadi dasar pembentukan mata kuliah serta asesmen.
Struktur Mata Kuliah
Mata kuliah dibentuk dari keterhubungan CPL, Body of Knowledge, bahan kajian, materi pembelajaran, bobot SKS, dan tahapan pembelajaran.
Implementasi dan Penjaminan Mutu
Kurikulum mencakup RPS, modalitas pembelajaran, implementasi Kampus Berdampak/MBKM, monitoring pencapaian CPMK dan CPL, serta pengelolaan kurikulum melalui mekanisme penjaminan mutu.
Dasar Rekonstruksi Kurikulum
Evaluasi menjadi dasar perbaikan menuju kurikulum berbasis Outcome-Based Education.
Hasil yang Telah Teridentifikasi
- Sebagian besar komponen standar penyusunan kurikulum telah terpenuhi.
- Tracer study digunakan sebagai salah satu sumber pengembangan profil lulusan.
- Kurikulum diarahkan pada teknologi mutakhir dan kebutuhan dunia kerja.
- Penyusunan melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal.
Area yang Perlu Diperkuat
- Perumusan CPL agar lebih padat dan terukur.
- Kejelasan Body of Knowledge dan bahan kajian.
- Hubungan CPL, bahan kajian, mata kuliah, dan RPS.
- Implementasi Kampus Berdampak/MBKMyang lebih jelas.
- Pengukuran CPL dan CPMK.
- Sistem penjaminan mutu pelaksanaan kurikulum.
Alur Logis Kurikulum OBE
Kurikulum dibangun dari kompetensi yang ingin dihasilkan sampai dengan proses asesmennya.
Visi Keilmuan Program Studi
Sistem Informasi Cerdas, Lingkungan, dan Kebencanaan
Program studi berstandar internasional yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan sistem informasi cerdas yang berwawasan lingkungan dan kebencanaan.
Karakter Lulusan yang Diharapkan
Profesional Sistem Informasi yang Berintegritas
Profesional yang mampu merancang, menerapkan, dan mengembangkan solusi sistem informasi dengan integritas, tanggung jawab, dan wawasan lingkungan.
Kompeten dan Siap Bersaing Secara Global
Memiliki kompetensi analitis dan teknis, kemampuan komunikasi profesional, kolaborasi multidisiplin, serta pengambilan keputusan berbasis data.
Individu Pembelajar
Memiliki komitmen terhadap pengembangan diri secara berkelanjutan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta praktik profesional.
Komponen Utama Kurikulum
Body of Knowledge
Menjadi dasar keilmuan untuk menentukan ruang lingkup pengetahuan Sistem Informasi.
Bahan Kajian
Menjabarkan ranah keilmuan yang digunakan untuk membentuk mata kuliah.
Pemetaan CPL–MK
Setiap mata kuliah dipetakan terhadap CPL yang menjadi tanggung jawab pembelajarannya.
RPS
RPS menghubungkan CPL, CPMK, sub-CPMK, metode pembelajaran, dan asesmen.
Modalitas Pembelajaran
Pembelajaran diarahkan pada pendekatan berpusat pada mahasiswa dan berbasis pengalaman belajar.
Asesmen OBE
Pengukuran dilakukan untuk mengetahui tingkat ketercapaian CPMK dan CPL secara terukur.
Integrasi Kampus Berdampak/MBKM
Hak Belajar Mahasiswa di Luar Program Studi
Kurikulum mengintegrasikan konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka melalui pembelajaran di luar program studi, pertukaran pelajar, magang, proyek kolaboratif, kegiatan pembelajaran di luar kampus, serta bentuk pembelajaran lain yang relevan dengan pencapaian kompetensi lulusan.
Pengelolaan Kurikulum melalui PPEPP
Pengelolaan kurikulum diarahkan pada siklus peningkatan mutu berkelanjutan.
Menetapkan CPL, struktur, standar, dan rencana pembelajaran.
Menyelenggarakan pembelajaran sesuai kurikulum dan RPS.
Mengukur CPMK, CPL, proses pembelajaran, dan umpan balik.
Menindaklanjuti kesenjangan dan hasil evaluasi.
Memperbarui strategi dan kurikulum secara berkelanjutan.
